Perpres inkubator bisnis dipacu terbit 2012

Perpres inkubator bisnis dipacu terbit 2012

Perpres inkubator bisnis dipacu terbit 2012

JAKARTA: Kemenkop dan UKM berharap pada 2012 Perpres tentang operasional lembaga pemberdaya usaha, yakni pusat inkubator bisnis di perguruan tinggi nasional, bisa direalisasi.

I Wayan Dipta, Deputi Bidang Pengkajian dan Sumberdaya KUMKM Kemenkop dan UKM, mengatakan Perpres terhadap peran serta lembaga inkubator itu sangat mendesak.

“Untuk menerbitkan Perpres itu, kami bekerja sama dengan beberapa instansi,” ujarnya kepada Bisnis hari ini seusai temu wicara peningkatan kualitas media ilmiah untuk menyebarluaskan hasil penilitan berbagai program di instansi pemberdaya koperasi dan sektor riil itu.

Perpres tersebut, katanya, untuk membantu inkubator bisnis yang berdiri pada setiap perguruan tinggi Indonesia. Selain membantu kelangsungan operasional pusat inkubator, juga membantu tenant atau pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM).

Dalam memuluskan penerbitan Perpres, Kemenkop dan UKM dalam waktu dekat melaksanakan simposium yang dilanjutkan dengan sosialisasi eksistensi pusat inkubator di seluruh perguruan tinggi.

Dengan demikian, tahun depan pusat inkubator makin optimal peranannya melakukan peningkatan kapasitas KUMKM, karena ada dukungan riil dari pemerintah dalam operasionalnya.

Saat ini tercatat ada empat pusat inkubator perguruan tinggi yang sudah menjalankan peranannya meningkatkan kualitas dan kapasitas KUMKM, yakni IPB, ITB, ITS, dan Unbraw. (Mulia Ginting Munthe/roy)

AGRIBISNIS JAMUR TIRAM

AGRIBISNIS JAMUR TIRAM

Jamur Tiram

Ekonomi pertanian Indonesia harus digerakan oleh pemerintah, karena kecilnya sekala usaha pertanian maka diperlukan sistem ekonomi yang tidak gampang jatuh (gampang bangkrut)perlu ada proteksi dari pemerintah. Kalau dibiarkan dan seolah-olah membantu petani dengan berbagai program yang membirkan petani miskin dengan sekala usaha kecil, maka sampaikapun akan miskin berkelanjutan artinya tidak bisa hidup layak.Sampai kapan petani akan menjadi obyek pembangunan.
Pembatasan mana pengusaha tani dan mana buruh tani (pekerja). Pengusaha tani harus kuat yang didukung strategi pemerintah di dukung lembaga-lembaga ekonomi kredt kredit lunak dan harus ada jaminan proteksi dari pemerintah. Pemerintah harus benar-benar mau mendorong pertanian yang kuat, jangan di buat kecil-kecil.