Incubator Business Center: Dukungan Departemen Perindustrian untuk Mengembangkan Industri Telematika Indonesia

MOU Bistek IATT

Industri telematika di Indonesia secara fenomenal mengalami pertumbuhan yang cepat. Akan tetapi, keterbatasan sumberdaya manusia yang kompeten, ketersediaan infrastruktur penunjang yang masih terbatas dan relatif mahal, menjadi salah satu kendala dalam pengembangan industri telematika di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Jawa Tengah, Drs. H. Abdul Sulhadi, M.Sc. di sela-sela acara seminar dan sosialisasi dalam rangka pendirian Incubator Business Center (IBC) Satya Wacana yang digelar pada tanggal 26 Juni 2007.

Beliau juga menegaskan bahwa tantangan pengembangan industri di Jawa Tengah telah mendorong instansi pemerintahan, khususnya Dinas Perindustrian Provinsi Jawa Tengah, untuk mencoba menjalin kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi dalam rangka menciptakan sebuah lembaga strategis sebagai supporting system pengembangan industri telematika.

Selanjutnya diharapkan kemajuan industri telematika di Jawa Tengah dapat dijadikan sebagai lokomotif penggerak perekonomian dan pembangunan di era teknologi informasi saat ini.

Pada acara pendirian IBC Satya Wacana, hadir pula Ir. Ramon Bangun, M.M., Direktur Telematika Departemen Perindustrian RI. Beliau bersama dengan Rektor UKSW, Prof. Dr. Kris Herawan Timotius, berkesempatan menandatangani nota kesepahaman (MoU), sekaligus secara simbolis meresmikan pendirian IBC Satya Wacana.

Seminar yang mengambil tema “Kebijakan Pengembangan Industri Telematika dan Prospek Pengembangan UKM Bidang Telematika serta Bisnis Telematika 2007″ ini menghadirkan Ir. Danny Manongga, M.Sc., Ph.D. sebagai pembicara. Dekan FTI UKSW ini memaparkan bagaimana peranan penting inkubator sebagai lembaga pengembangan ekonomi regional dan nasional, yang secara spesifik berfungsi sebagai katalis pengembangan bisnis, dalam hal ini industri kecil menengah (IKM).

Sumber: http://www.swbtc.net